skip to Main Content

Welcome

Say hello to the toggle bar. This is an optional section you can use to display any content you'd like. Simply select a page from the theme panel and the content of the page will display here. You can even use the drag and drop builder to create this! This is a perfect place for your company mission statement, alerts, notices or anything else.

Get In Touch

Email: support@total.com
Phone: 1-800-Total-Theme
Address: Las Vegas, Nevada

Our Location

Apa Itu Instrumen Keuangan?

Salah satu bentuk bonus non tunai yang dapat diberikan oleh perusahaan kepada karyawannya adalah dalam bentuk opsi, atau yang dikenal dengan istilah Opsi Saham Karyawan (OSK). OSK pertama kali diberikan di Amerika pada tahun 1920 dan sejak saat itu menjadi sumber pendapatan yang besar bagi para eksekutifnya. Berdasarkan artikel di The Wall Street Journal, salah satu eksekutif perusahaan dengan bayaran tertinggi dalam sejarah, Eugene Isenberg, selama 19 tahun bekerja di Nabors Industries Ltd. mengantongi lebih dari $450 juta, dimana sebagian besarnya merupakan keuntungan dari OSK yang diterimanya. Eksekutif dengan bayaran tertinggi pada tahun 2005 adalah Barry Diller (InterActiveCorp/IAC), sebesar $295 juta, dan hampir semuanya berasal dari OSK. Berdasarkan data tahun 2005, Lawrence Ellison (Oracle) meraih keuntungan sebesar $1031 juta dari OSK dan Sanford Weill (Citigroup) meraih keuntungan sebesar $964 juta.

Nah tentu saja kita penasaran dengan apa sebenarnya OSK tersebut dan bagaimana OSK menjadi sumber pendapatan yang besar bagi para eksekutif. Hari ini telah hadir bersama kita, ibu Erwinna Chendra, dosen Program Studi Matematika, Universitas Katolik Parahyangan.

Tim Produksi

Narasumber:

Dr. Erwinna Chendra

Dosen Jurusan Matematika

Fakultas Teknologi Informasi dan Sains

Universitas Katolik Parahyangan

 

Tim Produksi:

Pusat Inovasi Pembelajaran UNPAR

  • Ch. Helda Resa Pandhita
  • Doni Priza Adhitya

Tim 90STUDIO

  • Marco Felix
  • Calvin Wangsawiharja
  • Axzel Ezraferanza
  • Gorivano Agasta
  • Bernadus Bagus Krisdwianto
Back To Top