Home / Berita / Workshop Problem-Based Learning – Angkatan 1 (17-18 Maret 2015)

Workshop Problem-Based Learning – Angkatan 1 (17-18 Maret 2015)

Workshop Problem Based Learning_2015FOTO DINAMIKA WORKSHOP     ||  FOTO PESERTA

Pusat Inovasi Pembelajaran (PIP) menyelenggarakan Workshop Problem-Based Learning Angkatan 1 selama dua hari, yaitu tanggal 17-18 Maret 2015, bertempat di Lembang Asri Resort. Workshop  memilih tema ” Penerapan Student Centered Learning (SCL) di Perguruan Tinggi dengan Metode PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) “, difasilitasi oleh dua orang pakar PBL dari Universitas Indonesia, yaitu Kamarza Mulia, Ph.D., dan Elsa Krisanti, Ph.D. Tujuan dari workshop ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dosen UNPAR dalam mengelola proses pembelajaran.

Workshop ini dibuka oleh Rektor UNPAR, Prof. Robertus Wahyudi Triweko, Ph.D., dan dihadiri juga oleh WR Bidang Akademik, Dr. Pius Sugeng Prasetyo, dan WR Bidang Sumber Daya, Dr. Dharma Lesmana. Peserta workshop kali ini, selain para dosen yang berasal dari berbagai program studi yang ada di UNPAR, juga dihadiri oleh undangan para dosen yang berasal dari perguruan tinggi anggota Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK). Kegiatan dua hari ini dihadiri penuh oleh 48 peserta ( 32 dosen UNPAR dan 16 dosen dari PT APTIK).

Selama dua hari para peserta dilatih untuk merancang pembelajaran dengan menggunakan model Problem-Based Learning (PBL). Materi yang diberikan dalam pelatihan ini diantaranya: Apa itu Problem-Based Learning?, Peran Pengajar dan Pembelajar dalam PBL, Mengubah SAP menjadi berformat PBL, Membuat Pemicu, Penilaian dalam PBL, dan Keterampilan Pemecahan Masalah. Ditegaskan bahwa dalam PBL yang paling penting adalah membuat pemicu yang akan digunakan untuk mendefinisikan masalah, merumuskan isu-isu pembelajaran, dan menemukan pemecahan terhadap masalah yang dihadapi. Yang menarik, dalam PBL, beberapa materi pembelajaran dapat didisain ke dalam satu pemicu dan dirancang untuk tiga sampai empat kali pertemuan. Salah satu kekuatan Model PBL adalah sangat menekankan partisipasi mahasiswa dalam proses pembelajaran. Dosen memfasilitasi agar proses pembelajaran tetap sesuai dengan tujuan dan sasaran pembelajaran yang sudah dirumuskan dalam SAP / RPS. Workshop ini telah memberikan inspirasi, motivasi, dan gairah baru kepada para dosen untuk merancang pembelajaran berbasis masalah dimana orientasi belajarnya lebih melibatkan mahasiswa. Setelah pelaksanaan workshop, peserta mendapat tugas menyusun satu buah pemicu dalam PBL untuk matakuliah yang diampunya. PIP akan memfasilitasi penuh mulai dari persiapan dan pelaksanaan PBL di UNPAR untuk semester Ganjil 2015/2016.