Home / Berita / SANG GURU SANG PEZIARAH: THE REUNION

SANG GURU SANG PEZIARAH: THE REUNION

 

Sang Guru Sang Peziarah: The Reunion

Berbagi dan saling menguatkan dalam panggilan hidup sebagai dosen di Universitas Katolik Parahyangan sangat berarti bagi para dosen. Dengan saling membuka hati dan memberi pesan positif satu sama lain, para dosen dapat semakin bersemangat dalam menjalani panggilan sebagai seorang guru dan pendidik. Menjadi pendidik tentunya adalah sebuah pangggilan yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab, kepedulian, ketulusan, dan kasih sayang. Meskipun demikian disadari juga bahwa panggilan menjadi pendidik tidak selalu mulus dan lancar. Ada pengalaman mengecewakan, kesedihan, keprihatian, kemarahan, bahkan keputusasaan, tetapi juga ada pengalaman kebahagiaan dan kepuasan batin. Namun jangan sampai panggilan sebagai guru berhenti hanya karena perjalanan yang tidak mulus tersebut.

Hal inilah yang selalu diperjuangkan oleh Pusat Inovasi Pembelajaran guna membantu para dosen dalam berefleksi dan semakin berpegang teguh pada keyakinan mereka untuk selalu mengajarkan nilai-nilai kehidupan bagi para anak didik. Melalui acara yang diadakan selama dua hari dari tanggal 29-30 Mei 2017 ini, Pusat Inovasi Pembelajaran UNPAR bersama para dosen Universitas Katolik Parahyangan peserta Sang Guru Sang Peziarah Batch 1, 2, dan 3 berdiskusi bersama, berefleksi. PIP merasa refleksi bersama sangat diperlukan diantara para dosen sebagai pendidik tentang peranan dan tugas panggilannya sebagai pendidik. Refleksi ini diperlukan untuk saling saling  meneguhkan, memotivasi, dan menginspirasi satu dan yang lainnya. Selain itu akan bertumbuh dan berkembang sebuah kesadaran bersama tentang jati diri dan spiritualitas  sebagai pendidik. Di dalamnya terkandung cita-cita menjadikan para peserta didik manusia yang manusiawi, yang memiliki harapan akan terciptanya pribadi-pribadi atau manusia-manusia terdidik yang memiliki pengetahuan dan ilmu yang tinggi, sekaligus berkarakter luhur dan mulia. Kesadaran inilah yang digali dan dikembangkan oleh para dosen dengan didampingi oleh Romo Agustinus Mintara Sufiyatna, SJ. Romo sekaligus penulis buku Sang Guru Sang Peziarah ini juga membantu para pendidik untuk saling meneguhkan, memotivasi, dan menginspirasi satu sama lain.

Tetaplah menjadi pendidik, jangan takut untuk menjalaninya dan selalu menjadi lilin yang menerangi sesama.